Jalan jala

Dalam khotbahnya dua hari yang lalu, ada sebuah word slip yang entah disengaja atau tidak ketika Pak Ayub sedang membacakan nats Kitab Suci hari itu: “Lalu merekapun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia.” (Mat 4.20) Namun, yang disebutkan waktu itu bukanlah ‘jala’, melainkan ‘jalan.’ Walau, kalau kita renungkan lagi, mungkin ada benarnya. Ketika Simon dan Andreas meninggalkan jala mereka, mereka meninggalkan jalan mereka pula, sebelum mereka sekarang mengikut Yesus — sebuah jalan yang baru dengan jala yang baru.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s