maka kuatlah hati semua orang itu

Kis 27.14-44

Kisah Paulus di kapal yang terancam karam yang akan membawanya ke Roma serupa dengan kisah Yesus (yang telah bangkit) dengan dua murid yang sedang berjalan ke Emaus. Dalam kedua kisah tersebut, settingnya serupa, yaitu baik awak kapal yang ditumpangi Paulus maupun kedua murid yang bertemu dengan Yesus berada dalam keadaan yang putus asa (Kis 27.20, Luk 24.17). Yang dilanjutkan dengan Paulus berbicara kepada awal kapal tersebut, yang paralel dengan bagaimana Yesus bercakap-cakap dengan kedua murid ini (Kis 27.21-26, Luk 24.17-27). Akhirnya, Paulus mengajak semua awak kapal ini makan, yang serupa (namun tak sama) dengan bagaimana kedua murid ini mengundang Yesus untuk tinggal bersama mereka dan makan bersama-sama (Kis 27.33-34, Luk 24.28-29).

Paulus mengambil roti, mengucap syukur kepada Allah di hadapan semua mereka, memecah-mecahkannya, lalu mulai makan; Yesus duduk makan dengan kedua murid, mengambil roti, mengucap berkat, lalu memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada mereka (Kis 27.35, Luk 24.30). Setelah itu, terbukalah mata kedua murid ini dan berkobarlah hati mereka. Sementara awak kapal tersebut, ‘kuatlah hati semua orang itu’ (Kis 27.36, Luk 24.31-32). Kedua murid ini kemudian pergi ke Yerusalem dan memberitahukan hal ini kepada kesebelas murid; kapal yang membawa Paulus ini akhirnya kandas, namun semua orang di sana selamat sampai tujuan (Kis 27.44, Luk 24.33-35).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s