gereja bagai bahtera

Really liked this song, sung yesterday at the young adults fellowship. It was translated from a German song, “Ein Schiff das sich Gemeinde nennt.”

Gereja Bagai Bahtera (NKB 111)

Gereja bagai bahtera di laut yang seram
Mengarahkan haluannya ke pantai seberang
Mengamuklah samudera dan badai menderu
Gelombang zaman menghempas, yang sulit ditempuh
Penumpang pun bertanyalah selagi berjerih
Betapa jauh, dimanakah labuhan abadi?

Reff:
Tuhan tolonglah!
Tuhan tolonglah!
Tanpa Dikau semua binasa kelak
Ya Tuhan tolonglah!

Gereja bagai bahtera pun suka berhenti
Tak menempuh samudera, tak ingin berjerih
Dan hanya masa jayanya selalu dikenang
Tak ingat akan dunia yang hampir tenggelam!
Gereja yang tak bertekun di dalam tugasnya
Tentunya oleh Tuhan pun tak diberi berkah!

Gereja bagai bahtera diatur awaknya
Setiap orang bekerja menurut tugasnya
Semua satu padulah, setia bertekun
Demi tujuan tunggalnya yang harus ditempuh
Roh Allah yang menyatukan, membina, membentuk
Di dalam kasih dan iman dan harap yang teguh

Gereja bagai bahtera muatannya penuh
Beraneka manusia yang suka mengeluh
Yang hanya ikut maunya, mengkritik dan sok tahu
Sehingga bandar tujuannya menjadi makin jauh
Tetapi bila umat-Nya sedia mendengar
Tentulah Tuhan memberi petunjuk yang benar

Gereja bagai bahtera di laut yang seram
Mengarahkan haluannya ke pantai seberang
Hai ‘kau yang takut dan resah, ‘kau tak sendirian
Teman sejalan banyaklah dan Tuhan di depan!
Bersama-sama majulah, bertahan berteguh;
Tujuan akhir adalah labuhan Tuhanmu!

One thought on “gereja bagai bahtera

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s