melawan nikanor

1 Makabe 7.26-50

Mendapat laporan dari Alkimus mengenai kekalahannya dari Yudas Makabe, raja pun mengutus Nikanor, ‘salah seorang panglimanya yang terkemuka dan seorang pembenci serta musuh Israel.’ (7.26, bdk. 3.38) Raja memerintahkan Nikanor untuk menumpas Yehuda. Maka Nikanor pun datang ke Yerusalem, dan dengan tipu daya menyampaikan usulan perdamaian kepada Yudas dan saudara-saudaranya: “Antara kamu dan aku janganlah ada peperangan. Aku mau datang dengan beberapa orang saja untuk mengadakan kunjungan persahabatan pada kamu.” Awalnya Yudas percaya, mereka bersalam-salaman dengan ramah. Namun beberapa orang dari pihak musuh bersiap-siap untuk menculik Yudas. Beruntung, Yudas menyadari hal ini. Setelah itu ia takut pada Nikanor dan tidak ingin melihatnya lagi. Nikanor sendiri juga paham bahwa akal bulusnya sudah ketahuan; peperangan tidak terhindari lagi. Mereka bertempur di Kafarsalama, dan dari pihak Nikanor kurang lebih 500 orang tewas. (7.26-32)

Nikanor tidak berhenti di sini. Sesudah itu ia pergi ke Bait Allah. Di sana ia diterima dengan ramah oleh beberapa orang dari antara para imam dan tua-tua. Bahkan mereka memperlihatkan kepada Nikanor korban persembahan yang dipersembahkan untuk raja, satu hal yang sebenarnya dilarang dalam ketentuan agama Yahudi, yang menunjukkan bagaimana kompromi siap dilakukan saat itu. Namun Nikanor tidak memperdulikan hal ini; ia mencemooh dan menertawakannya. Ia hanya ingin menangkap Yudas: “Jika Yudas serta bala[ tentara]nya tidak segera diserahkan ke dalam tanganku, niscaya Rumah ini akan kubakar habis segera setelah aku kembali lagi dengan selamat!” Nikanor pun keluar dari Bait Allah. (7.33-35)

Para imam masuk ke dalam, berdiri di depan mezbah, dan dengan menangis berdoa: “Rumah ini telah Kaupilih, supaya disebut menurut namaMu dan supaya menjadi rumah sembahyang dan doa bagi umat-Mu. Sudilah kiranya Kaubalas dendam kepada orang itu dan kepada bala tentaranya! Semoga mereka tewas karena pedang! Ingatlah kepada hujatan mereka dan jangan membiarkan mereka tetap hidup.” (7.36-39) Fungsi Bait Allah sebagai ‘rumah sembahyang dan doa’ (bdk. Yes 56.7) terancam oleh kuasa asing, dan imam-imam ini pun memohonkan penghakiman atas mereka ini. Sekitar dua abad kemudian, fungsi ini juga terancam, namun justru oleh pihak yang berotoritas dalam Bait Allah sendiri; dan Yesus dari Nazaret memproklamirkan penghakiman atas Bait Allah ini. (Luk 20.45-48, 21.5-6)

Dan sekarang saatnya berperang lagi dengan Nikanor. Sebelum Yudas pergi berperang, ia berdoa: “Ketika dahulu penjabat-penjabat [sic] seorang raja menghujat maka tampillah malaikatMu yang menghantam seratur delapan puluh lima ribu orang dari antara mereka. Demikianpun hari ini sudilah menggempur bala ini di  hadapan mereka. Niscaya semua orang yang masih tersisa akan mengetahui bahwa Nikanor telah berbicara jahat terhadap Tempat Suci-Mu. Sudilah menghakimi dia setimpal dengan kejahatannya.” (7.39-42) Kisah yang menjadi bagian dalam doa Yudas adalah ketika Sanherib, raja Asyur, telah mengepung Yerusalem dan mengirimkan utusan ke Yerusalem untuk menakut-nakuti penduduk di Yerusalem. Malam itu juga, 185 ribu orang di perkemahan Asyur dibunuh oleh malaikat YHWH (2 Raj 18. 18.13-19.37, Yes 36-37). Dan Yudas menggunakan kisah ini agar YHWH kembali melakukan hal yang serupa dalam peperangannya melawan Nikanor, karena Nikanor telah mencemooh di Bait Allah.

Dan Nikanor pun kalah. Ia ‘yang pertama tewas dalam pertempuran itu’, dan pasukan Yudas berhasil menumpas pasukan Nikanor sepenuhnya. ‘[T]angannya yang pernah diacungkan dengan congkak dipotong lalu dibawa serta dan digantungkan di dekat Yerusalem.’ (7.47) Rakyat sangat bersukacita, dan hari itu dirayakan sebagai hari sukacita besar. Beberapa lamanya, negeri Yehuda pun tenteram. (7.43-50)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s