tahun ketujuh

1 Makabe 6.48-63

Pasukan raja pun terus maju naik ke Yerusalem. Pertama mereka berhadapan dengan penduduk Bet-Zur, yang dengan cepat menyerah dan mengadakan pendamaian dengan raja. Alasannya karena ‘mereka tidak mempunyai makanan di situ untuk bertahan dalam pengepungan yang lama, sebab bagi tanah adalah tahun Sabat… tidak ada lagi rezeki dalam tempayan-tempayan, sebab adalah tahun ketujuh dan sisa persediaanpun sudah dimakan habis oleh orang-orang yang baru kembali dari daerah bangsa-bangsa lain itu.’ (6.49, 53)

Perikop ini sangat menarik karena memberitahu kita bahwa ketentuan tahun Sabat di Im 25.1-7 (bdk. pula Kel 23.10-11) ternyata dijalankan di masa itu. Menarik pula karena aku tidak mengingat apakah bagaimana ketentuan tahun Sabat dijalankan ini pernah terjadi pula di masa-masa lain. Pelaksanaan ketentuan tahun Sabat ini mungkin mengindikasikan intensifikasi pelaksanaan hukum Taurat di Yudea, dengan beberapa latar belakang misalnya untuk tidak mengulangi penyebab bangsa Yehuda dibuang sekitar 300 tahun yang lalu ke Babel ataupun untuk mengkontraskan dengan kebijakan Antiokhus IV yang justru melarang orang Yahudi mentaati hukum Taurat mereka. Intensifikasi Taurat ini akan terus berlanjut sampai ke masa Yesus, dan faksi yang paling ketat dalam proyek intensifikasi ini dikenal dengan kaum Farisi.

Kembali ke kisahnya sendiri, beruntung bahwa ternyata raja memiliki musuh dalam selimut. Filipus, yang awalnya diperintahkan oleh Antiokhus IV untuk mengurus anaknya, Antiokhus V, sekarang justru berusaha merebut negara. Melihat hal ini, Lisias dan raja Antiokhus V pun akhirnya memutuskan untuk kembali ke Antiokhia untuk berurusan dengan Filipus. Sebelum kembali, diputuskan pula bahwa ‘baiklah kita berdamai saja dengan orang-orang itu serta seluruh bangsa mereka. Biarlah mereka kita izinkan untuk hidup menurut adat istiadat mereka seperti dahulu. Sebab justru karena adat istiadat mereka yang kita batalkan itulah maka mereka marah dan melakukan semuanya itu.’ (6.58-59) Raja kembali ke Antiokhia, bertempur dengan Filipus, dan merebut kembali kota tersebut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s