maka gajah itu rebah ke tanah

1 Makabe 6.18-47

Walau sudah merebut Bait Allah kembali, benteng (‘puri’) di Yerusalem masih dikuasai oleh pasukan kerajaan Seleukid. Karena pasukan ini terus membuat masalah, akhirnya diputuskan oleh Yudas Makabe untuk menumpas mereka. Benteng tersebut dikepung dan berhasil direbut, namun ada beberapa orang yang berhasil meloloskan diri, bahkan sejumlah orang dari Israel pun ikut dengan mereka juga. Mereka melapor kepada Raja Antiokhus V dan memohon agar raja segera menyerang Yerusalem: “Jika baginda tidak segera mendahului mereka, niscaya mereka akan berbuat lebih banyak lagi, sehingga baginda tidak mampu lagi mengendalikan mereka.” (6.27)

Raja pun murka, dan ia segera menghimpunkan pasukannya untuk menyerang Yerusalem. Pasukannya ini datang dari kerajaan-kerajaan lainnya dan dari pulau-pulau di lautpun membanjirlah pula pasukan sewaan kepadanya (6.29). Dan jumlah pasukan ini mencapai: 100 ribu pasukan berjalan, 20 ribu pasukan berkuda, dan 30 ekor gajah (ἐλέφαντες ~ elephantes) yang terlatih untuk bertempur (6.30). Mereka menyerang lewat selatan (Idumea) dan akhirnya berkemah di luar kota Bet-Zur, tempat Yudas Makabe bertahan. Melihat hal ini, Yudas Makabe berkemah di dekat Bet-Zakarya, tepat berhadapan dengan perkemahan raja.

Pagi-pagi benar raja bangun dan menyuruh seluruh bala tentaranya untuk serentak berangkat menuju Bet-Zakarya. Peperangan akan segera dimulai; dan gajah-gajah ini, memainkan peran sentral. Berikut strategi perang mereka (I will quote in full — ketidakwajaran dalam kaidah bahasa mohon dimaklumi berhubung usia terjemahan Deuterokanonika ini).

“Kepada gajah-gajah itu diperlihatkan buah anggur dan buah kertau [buah kertau?? mulberries!] untuk menyiapkan binatang itu untuk pertempuran. Pada tiap-tiap gajah disertakan seribu orang yang berlemena rantai [coats of mail] dan berketopong perunggu [helmets of brass]. Lagipula pada tiap-tiap gajah diiringkan juga lima ratus orang pilihan pasukan berkuda. Pasukan itu harus mendahului binatang-binatang itu dalam gerak-geriknya. Ke manapun biantang-binatang itu pergi pasukan itu ikut pergi juga dan tidak pernah menjauhi binatang-binatang itu.

Di atas tiap-tiap gajah ditaruhlah sebuah menara kayu yang kokoh sebagai perlindungan. Menara itu dipasang dengan cerdiknya. Di dalam setiap menara ada empat prajurit yang dari situ bertempur dengan ditambah pawangnya [Septuaginta: Ἰνδὸς ~ indos ~ Indians!].

Pasukan berkuda lainnya ditempatkan di sana sini pada kedua sayap bala tentara itu. Pasukan ini bertugas mengacaukan musuh dan melindungi barisan-barisan perang.

Ketika matahari memancarkan sinarnya kepada utar-utar keemasan dan perunggu [shields of gold and brass] maka bersemaraklah pula pegunungan [the mountains glistered] karenanya serta bercahaya bagaikan obor api.

Sebagian bala tentara raja memencar di puncak pegunungan, sedangkan yang lain-lain memencar di tanah rendah. Dengan tetap dan serba teratur pasukan itu maju.” (6.34-39)

Mendengar suara sebanyak itu dan derap kaki orang sebanyak itu, gentar pula pasukan Yudas Makabe. Bagaimanapun juga mereka tetap maju berperang. Di antaranya, ada seorang yang bernama Eleazar Avaran.

Ia melihat seekor binatang besar berlemena kerajaan [armed with royal harness], dan binatang ini lebih besar dari yang lain. Karena itu ia mengira bahwa raja ada di atas binatang ini. Karena itu pula, maka Eleazar mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan bangsanya dan untuk mendapat nama harum yang abadi. Ia lari menuju binatang itu, menyusup ke bawah gajah itu, dan menikamnya dari bawah. Maka gajah itu rebah ke tanah tepat di atas Eleazar [-_-“], sehingga iapun mati di sana juga (6.43-46).

Bagaimanapun juga, pasukan raja terlalu kuat, dan akhirnya mundur pula pasukan Yudas Makabe dari padanya (6.47).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s