dengan perantaraan silwanus

Perikop khotbah hari ini diambil dari surat 1 Petrus (1.13-21), sebuah surat yang mungkin jarang dikhotbahkan. (St. Paul is infinitely more important than St. Peter, right? :p) Kedua surat Petrus sendiri menarik karena banyak yang berpendapat bahwa surat 1 Petrus itu terlalu indah bahasa Yunaninya sedangkan surat 2 Petrus itu terlalu buruk bahasa Yunaninya jadi tidak mungkin Petrus menulis keduanya. Bahwa surat 2 Petrus juga mirip dengan surat Yudas menjadikan situasi semakin kompleks dengan membuat orang beranggapan bahwa jangan-jangan penulis keduanya sama (the hypotheses are endless). Surat 1 Petrus sendiri mungkin didiktekan oleh Petrus dan dituangkan ke dalam bentuk tertulis oleh Silwanus: “Dengan perantaraan Silwanus, yang kuanggap sebagai seorang saudara yang dapat dipercayai, aku menulis dengan singkat kepada kamu…” (1 Pet 5.12).

Silwanus, btw, adalah Silas di Kisah Para Rasul yang menemani perjalanan misi Paulus bersama Timotius (Silas: nama Ibrani, Silwanus: nama Yunani — nama kontemporer yang diinspirasikan dari nama ini: Silvia). Ia adalah Silwanus yang muncul juga (bersama Timotius) di beberapa surat Paulus: 2 Korintus, 1 Tesalonika, dan 2 Tesalonika (2 Kor 1.19, 1 Tes 1.1, 2 Tes 1.1). Jadi perbedaan gaya penulisan di 1 Pet dan 2 Pet mungkin dipengaruhi oleh hal ini (mengenai relasi antara surat 2 Petrus dan surat Yudas is another story for another time). Silas/Silwanus sendiri terakhir dicatat oleh Lukas di Kisah Para Rasul ketika ia dan Timotius tiba dari Makedonia (most probably after visiting churches of Thessalonica, Berea, and Philippi) ke Korintus, tempat Paulus berada saat itu (Kis 18.5). Setelah itu ia tidak dicatat lagi, sedangkan Timotius masih dicatat beberapa kali lagi (Kis 19.22, 20.4). Dan sekarang ia berada di Roma (‘di Babilon’: 1 Pet 5.13). Mungkin ia pergi terlebih dahulu ke sana, mungkin ia pergi bersama Paulus. Dan disana ia membantu Petrus (dan Paulus?) dalam pelayanannya.

Anyway, Silas/Silwanus pertama kali mengikuti Paulus ketika Paulus dan Barnabas mau pergi ke Antiokhia dari konsili di Yerusalem membawa pesan keputusan rasul-rasul dan penatua-penatua di sana (Kis 15.22). Silas disebutkan sebagai ‘orang terpandang di antara saudara-saudara itu.’ Isu yang dibahas di konsili di Yerusalem sendiri adalah tempat umat non-Yahudi dalam umat Allah, apakah mereka perlu disunat sebelum dianggap menjadi umat Allah yang sejati atau bagaimana. Karena Silas termasuk di dalam kelompok yang diutus untuk menjelaskan keputusan konsili ini kepada jemaat di Antiokhia, Silas mungkin merupakan orang yang fasih terhadap Perjanjian Lama dan hukum Ibrani through and through. Kefasihan ini dapat kita lihat di keseluruhan 1 Petrus yang penuh dengan imajeri Perjanjian Lama:

– ‘Orang-orang pendatang’ (1.1): orang-orang Yahudi yang hidup di dalam perantauan disebut dengan jemaat Diaspora. Di sini Petrus/Silas menggunakan ide ini untuk merujuk kepada umat Allah secara umum, Yahudi dan non-Yahudi, sebagai ‘orang-orang pendatang’ — pilgrim, resident alien.

– ‘Orang-orang yang dipilih’ (1.2): umat pilihan merupakan cara untuk merujuk kepada bangsa Israel sebagai umat pilihan. Di sini, konsep umat pilihannya diperluas, mengikutsertakan kaum non-Yahudi. Atau, sebaliknya, kaum non-Yahudi pun dapat dikatakan sebagai ‘umat pilihan.’

– ‘Percikan darahNya’ (1.3): mengingatkan kepada ketentuan-ketentuan untuk memercikkan darah di mezbah pengorbanan (mis. Kel 29.21, Im 5-8) oleh imam. Di sini, merujuk kepada ‘percikan darah’ Yesus. Penggunaan lain di Perjanjian Baru? Surat Ibrani, another letter which is elegantly written and repleted with Old Testament imageries.

– ‘Kuduslah kamu, sebab Aku kudus’ (1.16): can be said as the whole theme of Leviticus.

– ‘Darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat’ (1.19): Paskah, persembahan korban, etc. A lot.

– ‘Bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah tersendiri’ (2.9): Bandingkan dengan pendahuluan sebelum 10 perintah Allah – ‘Kamu akan menjadi bagiKu kerajaan imam dan bangsa yang kudus.’ (Kel 19.6)

– dst.

It would be very interesting to explore all of these. I’m lovin’ it!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s