psalm 119

Bentuk dasar puisi Ibrani disebut dengan kola, yang terdiri dari dua kalimat yang terhubungkan dengan satu tema tertentu dengan relasi yang bermacam-macam, i.e., paralel, anti-paralel, metafora, dst. Mazmur 119 terdiri dari 176 kola (untuk mempermudah: ayat) yang terbagi menjadi 22 bagian, dimana setiap bagian terdiri dari 8 ayat yang masing-masing diawali oleh satu alfabet yang sama, dimulai dari huruf alef (א) untuk ayat 1-8, bet (ב) untuk ayat 9-16, sampai akhirnya tav (ת) untuk ayat 169-176, i.e., Mazmur 119 adalah salah satu contoh puisi akrostik. (contoh lain: Amsal 31 yang terdiri dari 22 ayat yang masing-masing dimulai dengan huruf alfabet yang berurutan)

Keunikan Mazmur ini yang lain adalah setiap ayatnya memiliki satu kata yang serumpun dengan kata perintah/hukum Tuhan. Misalnya, untuk ayat 1-8, yang masing-masing diawali dengan huruf alef:

Berbahagialah orang-orang yang hidupnya tidak bercela,
–yang hidupnya menurut Taurat TUHAN.
Berbahagialah orang-orang yang memegang peringatan-peringatan-Nya,
–yang mencari Dia dengan segenap hati,
yang juga tidak melakukan kejahatan,
–tetapi yang hidup menurut jalan-jalan yang ditunjukkan-Nya.
Engkau sendiri telah menyampaikan titah-titah-Mu,
–supaya dipegang dengan sungguh-sungguh.
Sekiranya hidupku tentu
–untuk berpegang pada ketetapan-Mu!
Maka aku tidak akan mendapat malu,
–apabila aku mengamat-amati segala perintah-Mu.
Aku akan bersyukur kepada-Mu dengan hati jujur,
–apabila aku belajar hukum-hukum-Mu yang adil.
Aku akan berpegang pada ketetapan-ketetapan-Mu,
–janganlah tinggalkan aku sama sekali.

Indeed, Mazmur 119 adalah meditasi akan keindahan Taurat TUHAN dan disimbolkan lewat strukturnya yang indah pula. Karena itu, mungkin adalah lebih baik untuk tidak membaca keseluruhan Mazmur 119 ini dalam satu kali pembacaan, namun dalam 22 kali pembacaan, dengan masing-masing pembacaan terhadap satu set dengan alfabet awal yang sama, agar setiap bagian di Mazmur 119 ini dapat dimeditasikan dengan lebih seksama. Tentunya, dengan memperhatikan tujuan keseluruhan Mazmur ini, yang terletak di ayat 1: “Berbahagialah orang-orang yang hidupnya tidak tercela, yang hidupnya menurut Taurat TUHAN.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s