psalm 118

Lovely repetitions in Psalm 118.

*

Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik!
Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.
Biarlah Israel berkata:
“Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya!”
Biarlah kaum Harun berkata:
“Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya!”
Biarlah orang yang takut akan TUHAN berkata:
“Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya!”

Dalam kesesakan aku telah berseru kepada TUHAN.
–TUHAN telah menjawab aku dengan memberi kelegaan.
TUHAN di pihakku. Aku tidak akan takut.
–Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?
TUHAN di pihakku, menolong aku;
–aku akan memandang rendah mereka yang membenci aku.
Lebih baik berlindung kepada TUHAN
dari pada percaya kepada manusia.
Lebih baik berlindung kepada TUHAN
dari pada percaya kepada para bangsawan.

Segala bangsa mengelilingi aku
demi nama TUHAN, sesungguhnya aku pukul mereka mundur.
Mereka mengelilingi aku, ya mengelilingi aku
demi nama TUHAN, sesungguhnya aku pukul mereka mundur.
Mereka mengelilingi aku seperti lebah,
–mereka menyala-nyala seperti api duri,
demi nama TUHAN, sesungguhnya aku pukul mereka mundur.

Aku ditolak dengan hebat sampai jatuh,
–tetapi TUHAN menolong aku.
TUHAN itu kekuatanku dan mazmurku;
–Ia telah menjadi keselamatanku.
Suara sorak-sorai dan kemenangan
–di kemah orang-orang benar:
Tangan kanan TUHAN melakukan keperkasaan,
tangan kanan TUHAN berkuasa meninggikan,
tangan kanan TUHAN melakukan keperkasaan!”
Aku tidak akan mati, tetapi hidup,
–dan aku akan menceritakan perbuatan-perbuatan TUHAN.
TUHAN telah menghajar aku dengan keras,
–tetapi Ia tidak menyerahkan aku kepada maut.

Bukakanlah aku pintu gerbang kebenaran,
–aku hendak masuk ke dalamnya,
hendak mengucap syukur kepada TUHAN.
–Inilah pintu gerbang TUHAN,
–orang-orang benar akan masuk ke dalamnya.
Aku bersyukur kepada-Mu, sebab Engkau telah menjawab aku
–dan telah menjadi keselamatanku.

Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan
–telah menjadi batu penjuru
Hal itu terjadi dari pihak TUHAN,
–suatu perbuatan ajaib di mata kita.

Inilah hari yang dijadikan TUHAN,
–marilah kita bersorak-sorak dan bersukacita karenanya!
Ya TUHAN, berilah kiranya keselamatan!
Ya TUHAN, berilah kiranya kemujuran!

Diberkatilah dia yang datang dalam nama TUHAN!
Kami memberkati kamu dari dalam rumah TUHAN.
Tuhanlah Allah, Dia menerangi kita.
–Ikatkanlah korban hari raya itu dengan tali,
–pada tanduk-tanduk mezbah.

Allahku Engkau, aku hendak bersyukur kepada-Mu,
Allahku, aku hendak meninggikan Engkau.
Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik!
–Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

One thought on “psalm 118

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s