baptisan dan umat Allah

“Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus. Sebab bagi kamulah janji itu dan bagi anak-anakmu dan bagi orang yang masih jauh, yaitu sebanyak yang akan dipanggil oleh Tuhan Allah kita.”

(Kis 2.38-39)

“Bukan hanya dengan kamu saja aku mengikat perjanjian dan sumpah janji ini, tetapi dengan setiap orang yang ada di sini pada hari ini bersama-sama dengan kita, yang berdiri di hadapan TUHAN, Allah kita, dan juga dengan setiap orang yang tidak ada di sini pada hari ini bersama-sama dengan kita.”

(Ul 29.14-15)

Aku masih ingat, bagaimana ayat pertama digunakan dalam briefing sebelum baptisan, sebagai salah satu dasar mengapa gereja Presbyterian mengadakan baptisan anak, yang berkaitan dengan konsep umat perjanjian. Tak pernah kubayangkan bahwa perkataan Petrus tersebut, seperti yang dicatat oleh Lukas, ternyata memang menggemakan perkataan Musa di kitab Ulangan, dengan setting pembaharuan perjanjian antara Allah dengan umat Israel di tanah Moab, sebelum mereka memasuki tanah Kanaan.

Indeed, baptisan adalah saat dimana seorang mati-dan-bangkit, mati dan menanggalkan Adam, bangkit dan mengenakan Kristus, ke dalam umat Allah, disaksikan oleh umat Allah. Selamat untuk kawan-kawan (Win, Gun, Cin) yang akan dibaptis hari Minggu ini. =)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s