.pencobaan di padang gurun.

Kisah Yesus yang dicobai di padang gurun (Luk 4.1-13) menggemakan perjalanan Israel selama di padang gurun setelah mereka keluar dari tanah Mesir. Yesus, yang penuh dengan Roh Kudus (frase yang khas Lukas), baru saja kembali dari sungai Yordan setelah dibaptis dan Roh Kudus turun atasnya, lalu dibawa oleh Roh Kudus ke padang gurun. Serupa dengan Israel yang baru saja melewati laut Merah dan mengadakan perjanjian dengan Allah di gunung Sinai kala itu. (Kel 14, 19 || Luk 4.1)

Dan, jika kala itu perjalanan Israel selama empat puluh tahun ini diakibatkan ketidakpercayaan mereka bahwa YHWH mampu membimbing Israel dalam mengalahkan bangsa Kanaan, maka pengalaman Yesus selama empat puluh hari di padang gurun ini merupakan bentuk kerelaannya dalam mengulangi pengalaman bangsanya; dan, kali ini ia taat, dan mampu melewati pencobaan-pencobaan yang ia alami di sana. (Bil 13-14 || Luk 4.2)

Bangsa yang selama ini hanya mengenal makanan yang biasa mereka makan di Mesir, sekarang harus bergantung kepada pemeliharaan harian Allah lewat manna yang Ia turunkan setiap harinya. Bukankah, pada akhirnya, pakaian mereka tidak menjadi buruk dan kaki mereka tidak menjadi bengkak selama empat puluh tahun ini? (Ul 8.1-5 || Luk 4.3-4) Bangsa yang pernah mempertanyakan kehadiranNya ketika mereka haus di Masa dan Meriba di awal perjalanan mereka, sungguh harus belajar bahwa Allah akan selalu menyertai perjalanan mereka dari awal sampai akhir. (Kel 17.1-17 || Luk 4.9-12) Dan, bangsa yang sebentar lagi akan masuk ke dalam tanah Kanaan, makan, dan menjadi kenyang, janganlah melupakan Allah yang telah membawa mereka keluar dari tanah Mesir. (Ul 6.10-15 || Luk 4.5-8)

Kemenangan Yesus atas tiga pencobaan, yang dalam Perjanjian Lama merupakan bagian dari pengalaman bangsa Israel di awal, tengah, dan akhir perjalanan mereka dari tanah Mesir ke tanah Kanaan, akan menjadi titik acuan bagi Yesus sendiri yang sepatutnya juga bersandar kepada penyertaan dan pemeliharaan Allah di awal, tengah, dan akhir seluruh perjalanannya untuk memenuhi panggilannya sebagai Sang Mesias, representasi Israel yang sejati.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s