Takjub oleh Anugerah

Buku bulan Februari

Posted in Bacaan by septian on 1 Maret 2008

Silakan kalau ada yang mau pinjam, langsung bilang ke aku aja ya. =)

1. The challenge of Jesus

Buku ini mencoba mengksplorasi siapa Yesus dengan ditinjau dari konteks sosio-histori-religi-politik-ekonomi jaman Ia hidup. Siapa Yesus dari Nazaret? Apa artinya Yesus sebagai Mesias? Apa hubungan Yesus dengan Allah? Apa arti kematian dan kebangkitanNya? Dan, dengan demikian, bagaimanakah kita menjalankan panggilan kita sebagai pengikutNya di jaman serba post- ini?

2. Laskar Pelangi

Kisah perjuangan 11 anak Belitong dalam menempuh pendidikan. Sebuah potret jujur pendidikan di negeri kita.

Dari buku ini saya semakin mengerti natur genre Injil di Alkitab kita. Penulis buku ini menceritakan kisah masa kecilnya dari sudut pandang segala latar belakang keberadaannya puluhan tahun kemudian. Realita kisahnya sendiri masih nyata, namun jelas konteks keberadaannya saat ini turut mempengaruhi bagaimana ia menceritakannya.

3. The two tasks of the Christian scholar

Kumpulan esai untuk mengenang 20 tahun ceramah oleh Charles Malik, seorang diplomat asal Libanon, yang menantang akademisi Kristen di Amerika Serikat untuk sungguh-sungguh menggeluti bidangnya masing-masing dan ambil bagian dalam penciptaan kembali di bidang tersebut.

Yang menarik dari pengalaman membaca buku ini adalah di bagian terakhir ada sebuah nasehat dari penulis agar setiap akademisi Kristen menekuni apa yang dipercayainya juga dengan sungguh-sungguh dan tidak hanya menekuni cabang ilmu yang diajarnya. Pas baca ini, kok saya merasa kebalik ya. Sekarang saya sedang bergumul untuk menemukan waktu untuk menekuni cabang ilmu yang saya dalami dengan lebih sungguh-sungguh. He he…

4. Paul: Fresh Perspectives

paulntw.png

Penulis mencoba mengeksplorasi apa metanarasi pemikiran Paulus, yang dapat diungkapkan dalam satu kalimat sebagai berikut:

Monotheism, election, and eschatology redefined around Jesus and Spirit.

Ada yang mencoba untuk menyajikan hal ini dalam bentuk gambar, dan cukup tepat:

paulmeta.png

Saya terkesan dengan bagaimana penulis menerangkan bagaimana Allah Tritunggal, yang bukan dengan seperti bagaimana biasanya penyajian doktrin ini (Allah adalah satu; Bapa adalah Allah, Yesus adalah Allah, Roh Kudus adalah Allah; Bapa bukanlah Yesus, Yesus bukanlah Roh Kudus, Roh Kudus bukanlah Bapa – mencoba menjelaskan Allah Tritunggal dari natur dan intra-relasinya). Di buku ini, penulis menjelaskan bagaimana orang Israel memiliki cara untuk mengekspresikan bagaimana Allah bekerja di dalam dunia (Firman, Hikmat, Taurat, Shekinah/Presence), lalu menunjukkan bagaimana Paulus menggunakan ekspresi-ekspresi ini untuk melukiskan bagaimana Yesus dan Roh Kudus adalah Allah.

Yang saya pikir juga mungkin lebih bermanfaat jika kita ingin menjelaskan konsep Allah Tritunggal ini ke teman-teman kita yang mungkin sulit menerimanya. Jadi, mungkin jangan langsung mulai dengan formulasi dogmatisnya, namun mulailah dengan menunjukkan bagaimana Allah bekerja di dalam dunia, untuk kemudian hal ini bisa mengarahkan ke suatu pemahaman bahwa Yesus dan Roh Kudus adalah Allah. Menurut saya pendekatan ini akan lebih membantu.

5. Mark for everyone

mark-for-everyone.jpg

Buku ini adalah bagian dari seri ‘For Everyone’, sebuah seri uraian Perjanjian Baru yang disajikan dalam bentuk renungan harian. Hangat dan tajam, menggugah hati dan membaharui pikiran, historis dan kontekstual.

Bulan Maret ini saya akan renungan harian dari Lukas, dari seri yang sama.

Secara keseluruhan, lumayan juga bisa selesai baca lima buku bulan ini. Walau sebenarnya ini melenceng dari rencana membaca tahun ini. Tahun ini saya sudah mencanangkan untuk membaca sepuluh buku utama. Dan… sampai sekarang buku pertama belum selesai. Baru setengahnya. Glek. Dan malah saya selesai membaca delapan buku yang lain dalam dua bulan ini. Bulan ini beneran harus mulai setia sama rencana utama dulu deh. =)

Selamat membaca semua! Tolle, lege!

Tinggalkan Balasan