Takjub oleh Anugerah

Justice for the poor

Posted in Kehidupan sehari-hari by septian on 6 Desember 2007

they tread the winepresses, but suffer thirst. (Job 24:11b)

Ayat di atas berada dalam konteks hal-hal yang terjadi pada kaum miskin. Salah satunya: they tread the winepresses, but suffer thirst. Yang dalam terjemahan bahasa Indonesia (ITB) menjadi: mereka menginjak-injak tempat pengirikan sambil kehausan. Yang saya pikir sedikit kehilangan makna aslinya. Terjemahan Bahasa Indonesia Sehari-hari (BIS) saya pikir sangatlah baik:

Dari zaitun ia membuat minyak dan dari buah anggur, minuman, tetapi ia sendiri sangat kehausan. (Ayub 24:11)

Dari buah anggur, ia membuat minuman, tetapi ia sendiri sangat kehausan.

Bagaimana dengan sekarang?

Mereka yang menanam padi, namun mereka sendiri kelaparan.

Mereka yang membangun rumah, namun mereka sendiri kepanasan.

Mereka yang membangun sekolah, namun mereka sendiri tidak sekolah.

Mereka yang menjahit pakaian, namun mereka sendiri telanjang.

Mereka yang membersihkan lingkungan kita, namun mereka sendiri hidup dalam lingkungan yang kumuh.

Adilkah dunia? Adilkah kita?

Ditandai sebagai:,

Satu Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. the sacred way 04 « Takjub oleh Anugerah said, on 12 Desember 2007 at 9:41 pm

    [...] perikop Alkitab. Saya sempat menulis beberapa pengalaman saya di sini. Contoh terakhir adalah dari Ayub 24 itu. Membaca teks dan mencoba mendengarkan Allah berbicara melalui teks [...]


Tinggalkan Balasan